Hanif terkena penyakit pondongen
Gondongan merupakan salah satu penyakit menular yang sering menyerang anak-anak. Orang tua perlu mengetahui cara perawatan yang tepat agar gondongan pada anak dapat segera teratasi dengan baik.
Gondongan disebabkan oleh infeksi virus dari keluarga paramyxovirus. Virus ini dapat menyebar melalui percikan ludah dan ingus, saat penderita gondongan batuk atau bersin. Penggunaan alat makan yang telah terkontaminasi virus juga bisa menularkan gondongan. Anak dengan daya tahan tubuh yang lemah atau sedang menurun, lebih rentan untuk terkena gondongan.
Gejala Gondongan pada Anak
Umumnya gejala penyakit gondongan baru terlihat dua minggu setelah anak terpapar virus. Gejala dari penyakit ini beragam, namun yang khas adalah terjadinya pembengkakan pada kelenjar air liur, baik pada satu atau kedua sisi wajah.
Gejala lain yang dirasakan anak saat mengalami gondongan, di antaranya:
- Kelelahan
- Pegal-pegal
- Sakit kepala
- Demam tinggi
- Kehilangan nafsu makan
- Mulut terasa kering
- Sakit saat mengunyah atau menelan makanan
- Nyeri perut
Hanif pun saat sebelum tampak pembengkakan kelenjar di leher, mengeluhkan semua gejala tersebut di atas. Memang selama satu pekan sebelumnya, Hanif luput dari pengawasan Ibu. Hanya Abinya saja yang momong. Biasanta, walau pun di pagi harinya tak terurus oleh Ibu, di siang, sore, dan malamnya, Ibu sigap momong.
Perawatan di rumah
Sampai hari ke 3 ini, Hanif tak mengeluhkan sakit di bagian yang bengkak. Sejak bengkaknya muncul nafsu makannya mulai ada lagi. Tapi untuk minum obat dan vitamin dari dokter tidak mau dia minum.
Alhamdulillah dengan obat atau suplement herbal mau.
Untuk bengkaknya bbrp x saat tidur diolesi lendir lidah buaya atau MHS hpai. Suplement yang diminum, dia mau minum extrafoid dan kurma. Perawatan dengan dikompres, baru akan dicoba hari ini. Mumpung Hanif bobo.
Semoga Allah segera kasih kesembuhan untukmu sayang Ibu.
Syafakallah. Aamiin
Komentar
Posting Komentar